SultraLight.Net – Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka hadir untuk memberikan dukungan dan aksi nyata dalam membantu peningkatan kualitas pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Mandara Kota Kendari.
Andi Sumangerukka juga memberikan sembako dan menyerahkan bantuan senilai 50 juta rupiah yang akan digunakan dalam pengembangan sarana dan prasarana.
“Kegiatan ini adalah program berkelanjutan, dan kami memberikan bantuan berupa sembako kepada siswa penyandang disabilitas, dan untuk bantuan sekolah kita berikan sebesar Rp. 50 Juta,” ungkapnya, Sabtu, 30 Juli 2022.

Selain itu, Mantan Panglima Kodam XIV/Hasanuddin ini juga memberikan bantuan kepada guru-guru yang mengajar disekolah tersebut, berupa uang tunai sebesar Rp. 25 Juta, sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.
“Untuk gurunya kita berikan sebesar Rp. 25 Juta. Karena guru-guru ini bisa mendidik anak, dan begitu sabar,” ucapnya.
Harapannya semoga bantuan ini terus terlaksana dengan baik. Sehingga dapat membawa dampak positif bagi siswa dan tenaga pengajar di sekolah ini
“Melihat dengan adanya keterbatasan ini, kita berharap bahwa ada masyarakat lain yang turut ikut berpartisipasi. Dan saya sangat empati kepada seluruh guru dan anak-anak disini, dengan kondisi seperti ini dapat menjadi kepedulian untuk kita semua,” harapnya.

Sementara, Wakil Kepala Sekolah SLB Mandara, Samsul Kole sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan DPD HKTI Sultra kepada sekolah.
“Kami sangat bersyukur, datangnya HKTI ini di SLB, Ternyata masih ada yang memperhatikan kami disini, dan memiliki kepedulian anak-anak kami, ini akan menjadi semangat dan termotifasi untuk selalu belajar serta merasa diperhatikan,” paparnya.
Samsul menambahkan dengan adanya bantuan ini siswa 63 orang, guru 14 honorer bisa semangat. Sebab, bantuan yang diberikan kepada sekolah yang saat ini memang sangat dibutuhkan.
“Kemudian bisa memberi motivasi kepada masyarakat Kota Kendari, bahwa anak-anak kami juga punya hak yang sama dengan anak-anak normal,” jelasnya.
Untuk diketahui, pemberian bantu tersebut merupakan program HKTI Pusat dibawah kepemimpinan Jenderal (Purn) Dr Moeldoko, yang akan terus dilakukan, agar semua disibilitas dapat tersentuh.







