Produksi Cabe di Konawe Bisa Penuhi Kebutuhan di Seluruh Daerah di Sultra

Ketgam: Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Konawe, Gunawan Samad.

SultraLight.Net – Selain menjadi daerah lumbung beras, Kabupaten Konawe juga dikenal kaya akan hasil pangan lainnya. Salah satunya, yakni produksi cabe yang saat ini bahkan sampai bisa memenuhi kebutuhan daerah lainnya di Sultra.

Saat ini, permintaan komoditas cabe dari daerah luar Konawe semakin tinggi. Untungnya, hal tersebut diimbangi dengan meningkatnya produksi cabe yang rata-rata mencapai 19 ton per hektarnya setiap kali panen.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Konawe, Gunawan Samad mengatakan, produksi cabai di Kabupaten Konawe sangat berlimpah tiap masa panen. Selain bisa memenuhi kebutuhan dalam daerah, cabe-cabe dari Konawe juga dikirim ke beberapa daerah lainnya di Sultra.

BACA JUGA :  Ternak Babi jadi Komoditas Potensial di Konawe

Menurut Gunawan, proses distribusi pemasaran cabe dari Konawe ke daerah lainnya tidak mengalami kendala yang berarti. Sasaran distribusi tersebar di pasar-pasar tradisional yang ada di Kendari, Kolaka dan Konawe Selatan.

BACA JUGA :  Bangun Sekolah di Morosi, PT VDNIP Gelontorkan Dana Miliaran Rupiah

“Harga yang bersaing membuat cabe juga tidak mengalami kendala dalam pemasarannya,” ujarnya.

Mantan Kadis Perikanan Konawe itu menerangkan, tingginya produksi cabe di Konawe tidak lepas dari konsep pertanian terpadu. Gunawan juga meminta agar masyarakat mulai melakukan budidaya terhadap tanaman cabe di pekarangan rumah.

“Selain memanfaatkan pekarangan terbuka, budidaya cabe di pekarangan rumah juga ikut berkontribusi meningkatkan produksi cabe di Konawe,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email