Peduli Warga Terdampak, Bank Sultra Gelontorkan Bantuan Rp93,3 Juta untuk Korban Banjir

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang Bina Lingkungan Bencana Alam, Bank Sultra menyalurkan bantuan senilai Rp93,3 juta berupa 300 paket sembako untuk membantu masyarakat yang masih berada dalam masa tanggap darurat bencana.

SultraLight.Net – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kota Kendari. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang Bina Lingkungan Bencana Alam, Bank Sultra menyalurkan bantuan senilai Rp93,3 juta berupa 300 paket sembako untuk membantu masyarakat yang masih berada dalam masa tanggap darurat bencana.

Bantuan tersebut terdiri dari beras, telur, minyak goreng, dan gula pasir yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, kepada Walikota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, di Kantor Dinas Sosial Kota Kendari, Kamis (14/5). Kegiatan itu turut disaksikan Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Rukmana, S.Sos., M.M.

Dari total 300 paket sembako yang disiapkan, sebanyak 280 paket disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Kendari untuk didistribusikan ke sejumlah titik terdampak banjir. Sementara 20 paket lainnya diserahkan langsung kepada warga di RW IV dan RW V Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, yang menjadi salah satu wilayah terdampak cukup parah.

BACA JUGA :  Dit Lantas Polda Sultra Tegaskan Tidak Ada Pungli Dalam Pengurusan Plat Nomor Kendaraan

Selain bantuan bahan pokok, Bank Sultra juga memberikan santunan kepada orang tua yang anaknya menjadi korban jiwa dalam musibah banjir tersebut. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk empati dan belasungkawa mendalam dari jajaran manajemen Bank Sultra kepada keluarga korban.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan bahwa langkah kemanusiaan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral Bank Sultra sebagai bank milik daerah untuk hadir membantu masyarakat di tengah situasi bencana.

“Kami merasa prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Sebagai bank milik daerah, kami memiliki tanggung jawab moral untuk berperan aktif dalam penanggulangan bencana. 300 paket sembako ini kami harapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak warga saat ini. Kami akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota untuk mendukung pemulihan pascabencana agar aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa aksi sosial tersebut mendapat perhatian langsung dari pemegang saham pengendali Bank Sultra, yakni Gubernur Sulawesi Tenggara, agar Bank Sultra hadir secara nyata di tengah masyarakat saat kondisi darurat bencana terjadi.

BACA JUGA :  Dinilai Abaikan Kasus Pelecehan Seksual, Mahasiswa UHO Minta DKKED Berikan Saksi Prof. B

Sementara itu, Walikota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan konsistensi Bank Sultra dalam mendukung pemerintah daerah, baik dalam pembangunan maupun saat terjadi bencana.

“Alhamdulillah, di hari ketiga masa tanggap bencana ini, kondisi mulai membaik. Namun, pemulihan membutuhkan kolaborasi semua pihak. Bank Sultra tidak henti-hentinya menunjukkan atensi, bukan hanya soal nilai bantuannya, tapi hadirnya mereka di setiap kondisi masyarakat,” ungkap Siska.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Sultra yang dinilai selalu hadir bersama pemerintah dan masyarakat dalam berbagai kondisi.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Sultra yang selalu hadir membersamai pemerintah dan masyarakat dalam kondisi apa pun. Bantuan ini merupakan bukti nyata kepedulian jajaran Bank Sultra terhadap daerah kita tercinta,” tambahnya.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Bank Sultra kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai pilar sosial yang peduli terhadap kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana banjir.

 

admlight