Ops Keselamatan Anoa 2022, Angka Pelanggaran Lalulintas Naik 295 Kasus

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) saat digelar Ops Keselamatan Anoa 2022 yang mulai dari, 1 - 14 Maret 2022.

SultraLight.Net – Pelanggar lalu lintas yang terjaring tilang pada Ops Keselamatan Anoa 2022 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meningkat 295 kasus dibanding tahun lalu.

Demikian, ditahun 2021 surat tilang yang dikeluarkan sebanyak 665 kasus pelanggaran tilang dari 12 kabupaten kota yang melaksanakan.

Sementara total penilangan tahun 2022 sebesar 960 pelanggar se Sultra, yang digelar bersama jajarannya mulai dari, 1 – 14 Maret 2022.

Kepala Subbidang Keamanan dan Keselamatan (Kasubbid Kamsel) Dil Lantas Polda Sultra, AKBP Jarwadi menjelaskan untuk 2022 jumlah pelanggar lalu lintas sebanyak 960 untuk di tahun 2022, sedangkan tahun 2021 mencapai 665.

BACA JUGA :  Diduga Hina Makanan Etnis Sultra, Raim Laode Dilaporkan ke Polisi

“Sebanyak 960 orang yang ditilang dan naik 295, selama 14 hari pelakasanaan, operasi keselamatan itu sendiri menggunakan metode hunting system,” ungkapnya, Kamis, 17 Maret 2022.

Menurutnya, hunting system merupakan salah satu langkah maksimal yang dilakukan oleh Ditlantas Polda Sultra bersama jajarannya.

BACA JUGA :  AJI Kendari Desak Polda Sultra Segera Tangkap Oknum Polisi Pelaku Kekerasan Jurnalis Saat Aksi 11 April

“Dapat melakukan penilangan secara langsung saat berada di depan mata tanpa, mesti melewati titik lokasi operasi keselamatan anoa yang digelar,” tuturnya.

Sementara itu, pihaknya dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, agar tetap patuh dan taat terhadap aturan-aturan lalu lintas.

“Adapun sasaran prioritas dalam operasi itu seperti, melawan arus, berkendara  dalam pengaruh alkohol, tidak pakai hlem, dan pengendara motor anak di bawah umur,” jelasnya. (Ad)

Print Friendly, PDF & Email