Maharani Ditangkap Polisi, Penjara Bakal Menjadi Rumah Keduanya

Maharani (23), ditangkap personel Kepolisian Daerah (Polda) Sultra atas kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu, Jumat, 25 Februari 2022.

KENDARI – Seorang ibu rumah tangga (IRT) Maharani (23) nampaknya harus mulai membiasakan diri untuk hidup didalam juruji besi dan dinginnya lantai penjara.

Pasalnya, penjara bakal menjadi rumah keduanya sejak dirinya ditangkap Tim Opsnal Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sultra.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol. Muh. Eka Fathurrahman mengatakan Maharani diamankan di rumah mertua tempat tinggalnya, tepatnya di jalan. Prof. M. Yamin, Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

BACA JUGA :  FGD Bersama Insan Pers, Dirintelkan Polda Sultra Ajak Media Berikan Informasi Soluktif

Dimana, Maharani menyimpan barang haram tersebut di dalam di dalam kotak handpone dan telah di bungkus plastik kresek warna putih.

“Dirumah mertuanya, barang bukti narkotika berupa 11 saset diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 5,51 gram,” ucapnya, Sabtu, 26 Februari 2022.

BACA JUGA :  Kadin Indonesia Siapkan Buku Putih, White Paper Kebijakan Ekonomi untuk Prabowo-Gibran

Dihadapan polisi, dirinya memperoleh dari seorang di Kota Kendari dengan cara diarahkan melalui via handphone.

“Sabu didapatkan dari seorang di Kota Kendari dengan cara tempel dan berhubungan melalui komunikasi handphone,” jelasnya.

Atas perbuatannya, Maharani dikenakan Pasal  114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) UU. RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Ad)

Print Friendly, PDF & Email