KPKM Desak Propam Polda Sultra Usut Dugaan Keterlibatan Oknum dalam Jaringan Narkoba

Foto saat KPKM Sultra melapor. Foto: Ist

SultraLight.Net – Kelompok Pemerhati Keadilan Masyarakat (KPKM) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum kepolisian ke Propam Polda Sultra.

Laporan ini berawal dari pemaksaan terhadap seorang warga untuk menarik dana hampir Rp 190 juta dari rekeningnya tanpa dasar hukum yang jelas.

Ketua KPKM Sultra, Roslina Afi, mengungkapkan bahwa rekening korban sebelumnya digunakan oleh pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba.

“Kami menemukan adanya transaksi mencurigakan yang mengarah pada dugaan sindikat besar. Ini bukan kasus biasa, melainkan pola yang terorganisir,” ungkapnya, Rabu, 19 Maret 2025.

BACA JUGA :  Legislator Konawe Apresiasi Langkah Polresta dan Basarnas Kendari Dirikan Pospam di Objek Wisata

KPKM Sultra juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kasus narkoba yang lebih luas. Beberapa temuan yang mencurigakan antara lain:

Penangkapan seorang wanita di Bandara Haluol Oleo dengan barang bukti 500 gram sabu.

Rekening yang digunakan korban ternyata memiliki riwayat transaksi dalam jumlah besar, yang diduga terkait dengan jaringan narkoba.

“Kami menduga ada upaya menutupi sesuatu yang lebih besar di balik kasus ini. Jika benar ada keterlibatan oknum polisi, maka ini adalah ancaman serius bagi pemberantasan narkoba di Sultra,” kata Roslina.

BACA JUGA :  Panggilan Pertama Mangkir, Polisi Layangkan Panggilan Kedua untuk Oknum ASN BPKH Kendari

Dirinya meminta, Propam Polda Sultra untuk segera mengusut oknum yang terlibat dalam dugaan pemerasan dan penyalahgunaan wewenang.

Terlebih, Mabes Polri dan BNN harus turun tangan untuk menyelidiki dugaan sindikat yang melibatkan aparat. Mengusut aliran dana dalam rekening terkait guna membongkar jaringan yang lebih luas.

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata, kami akan membawa kasus ini ke Komnas HAM dan lembaga berwenang lainnya,” tutupnya.

admlight