Kampanye Terbatas, Jika Terpilih ASR-Hugua Bakal Dorong Pelayanan Kesehatan di Koltim

Kampanye terbatas di Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Rabu (23/10/2024).

SultraLight.Net – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR) melakukan kampanye terbatas di Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Rabu (23/10/2024).

Kedatangan ASR yang menggunakan topi hitam dipadankan dengan kemeja biru langsung disambut dengan pemberian kain adat yang dipasangkan di leher. Ribuan masyarakat sudah menantikan kedatangan ASR, bahkan ada yang rela tidak kebagian kursi.

Dalam orasi politiknya, ASR mengatakan bahwa dari delapan program yang diusung ASR-Hugua sebagai gubernur dan wakil gubernur, terdapat program unggulan yang tepat untuk masyarakat di Koltim.

“Jadi begini program unggulan kita kan ada delapan tapi sebenarnya dari delapan program ini khusus di Koltim ini pelayanan Kesehatan karena kita tahu Koltim tempat yang cukup bagus dan masyarakatnya juga lumayan,” katanya.

BACA JUGA :  Pj. Bupati Konawe Hadiri Kegiatan Penilaian Lomba Desa Pelaksana Terbaik 10 Program PKK Tingkat Provinsi

Selain menyinggung masalah Kesehatan, hal krusial lain yang menjadi prioritas dari ASR-Hugua yakni masalah infrastuktur jalan yang menjadi kewenangan dari pemerintah provinsi.

Sehingga, kelak ketika ia diberi Amanah, maka jalan-jalan tersebut yang selama ini belum teratasi maka segera dikerjakan.

“Kita lihat juga pembangunan jalan yang ada di Koltim ini, yang menjadi tanggung jawab khususnya di provinsi dan saya kalau diberikan amanah akan saya selesaikan itu yang menjadi tanggung jawabnya provinsi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Dukungan Terus Mengalir, Masyarakat Buteng Siap Menangkan ASR-Hugua di Pilgub Sultra

“Tidak ada lagi jalan provinsi yang rusak, jangankan berlubang yang tidak diaspal saja harus diaspal,” sambungnya.

Namun demikian, ia pun menyadari bahwa masalah jalan ini memang terbagi, ada yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, provinsi dan tanggung jawab nasional. Tapi, apa yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi maka tidak ada lagi alasan.

“Jalan nasional itu kan ada juga di daerah, biasa jalan kalau menjadi jalan nasional itu kualitas dan kapasitasnya lebih besar, kami berharap khusus yang jadi tanggung jawab provinsi ketika saya dipercaya maka harus diselesaikan,” pungkasnya.

Sultra Light