Viral  

Demi Viral di Medsos, Dua Remaja di Kendari Rela Buat Konten Adu Jotos

Dua remaja perempuan di Kendari, sengaja membuat video setingan adegan adu jotos disebuah kost dan pada akhirnta di amankan Tum Buser77 Polresta Kendari.

SultraLight.Net – Demi kebutuhan konten di media sosial (medsos), dua remaja perempuan di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sengaja membuat video setingan adegan adu jotos disebuah kost.

Alhasil, video tersebut mendadak viral di platform Medsos whatsapp dan instagram. Sehingga, Tim Buser77 Polresta Kendari mengamankan tiga remaja yang terlibat dalam pembuatan video.

Diketahui ke tiga remaja itu membuat sebuah konten prank agar viral, dengan memperlihatkan video bermuatan kekerasan, saling adu jotos .

Ketiga remaja yang diamankan itu, berinisial JTM (19) asal Kabupaten Konawe, DS (16) asal Kabupaten Konawe Selatan dan AV (19) asal Kabupaten Konawe Selatan.

BACA JUGA :  Pencuri Motor di Kendari Dibekuk, Kasihan Masih Remaja

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Fathurrahman mengungkapkan kronologi dari pembuatan prank konten yang bermuatan kekerasan itu demi kebutuhan konten.

“Dalam video tersebut menayangkan JTM dan DS sedang berkelahi, dan kejadian itu direkam oleh AV menggunakan hp milik DS. Hasil interogasi kami yang bersangkutan hanya iseng-iseng untuk membuat,” ungkapnya, Kamis, 30 Maret 2023.

Meski begitu, pihak kepolisian tetap melakukan pengamanan dan pemeriksaan terhadap ketiga remaja tersebut, karena telah membuat dan membagikan video yang mengandung unsur kekerasan.

BACA JUGA :  Gubernur dan Ketua DPRD Sultra Sawer Uang di Atas Panggung Gala Dinner HUT ke-15 Butur

“Bersangkutan kami amankan, karena di dalam video tersebut bermuatan kekerasan, dan juga para pemeran menjadikan video itu story whatsappnya, lalu video tersebut beredar dimana-mana dan langsung viral hingga ke Aplikasi Instagram,” bebernya.

Sementara, kronologi penangkapan ketiga remaja tersebut. bahwa para pemeran video diamankan di lokasi yang berbeda di Kota Kendari.

“Para pemeran dalam video tersebut beserta yang merekamnya kami bawa ke Polresta Kendari untuk di proses lanjut,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email