Ketua Komisi III DPRD Konut Bantu Pasien Melahirkan Saat Dievakuasi Ditengah Kepungan Banjir

Nampak terlihat Ketua Komisi lll DPRD Konut, Abdul Malik mendampingi pasien melahirkan yang di evakuasi oleh pihak tim medis.

SultraLight.Net – Ketua Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Abdul Malik turun langsung mendampingi pasien melahirkan yang di evakuasi oleh pihak tim medis Dinkes Konut melalui Puskesmas Langgikima.

Pasien tersebut, berasal dari Desa Tobimeita, Kecamatan Langgikima, Konawe Utara. Pasien ini berhasil di evakuasi tim medis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konut melalui Dinas Kesehatan bekerjasama Polres Konut, Kodim Konut, Basarnas, F-PRB dan Pramuka.

Evakuasi pasien melahirkan ini dilakukan dengan menggunakan mobil operasional Puskesmas Langgikima, dan rakit pincara. Hal itu dilakukan karena kondisi banjir yang terjadi saat ini telah menutupi badan jalan di wilayah Desa Sabandete, Kecamatan Oheo dengan panjang 300 meter, dan dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

BACA JUGA :  HUT Sultra ke 59 Tahun, Anton Timbang Optimis Provinsi Akan Lebih Maju dan Berkembang

Evakuasi ditengah kepungan banjir berhasil dilakukan. Pasien tersebut, berhasil diselamatkan dan langsung di bawah ke rumah sakit umum Kota Kendari untuk dilakukan perawatan medis secara intensif.

“Alhamdulillah pasiennya bisa di evakuasi dan diselamatkan. Kami tentunya memberikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Dinas Kesehatan Konawe Utara, Puskemas Langgikima dan mitra pemerintah dari TNI, Polri, F-PRB dan Pramuka yang turut membantu melakukan penyelamatan terhadap pasien,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Konut, Abdul Malik, Kamis, 9 Mei 2024.

BACA JUGA :  Respon Cepat, Ketua DPRD dan Wabup Konut Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Alawanggudu

Sementara itu, Kadis Kesehatan Konut, Nurjannah Efendi juga menyampaikan, bahwa pihaknya terus mendampingi pasien tersebut untuk peroleh pelayanan kesehatan yang maksimal dan terjamin.

“Kita sudah siagakan tim medis kita untuk terus dampingi perkembangannya. Alhamdulillah, sampai saat ini kondisinya sehat,” kata Nurjanah Efendi.

Wanita bergelar magister kesehatan ini juga menyampaikan, jika seluruh tim medis di puskesmas – puskemas terutama di wilayah banjir terus di siagakan 1 kali 24 jam untuk melakukan pengawalan, pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat.

“Kendaraan operasional, dan obat-obatan serta fasilitas pelayanan kesehatan kita siapkan semua,” tutupnya.

 

Print Friendly, PDF & Email