Kades Dituntut Jadi Pemimpin Dalam Kemajuan Desa, Bupati Konawe: Harus Pahami Peran

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK).

SultraLight.Net – Dalam pembangunan daerah, peran desa tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Sebaliknya kemajuan yang diraih lewat kreativitas dan kepemimpinan kepala desa (kades) menjadi faktor penting sehingga kades diharapkan bisa menjadi teladan alias role model bagi masyarakat di lingkungannya.

Pesan agar kades bisa menjadi contoh dalam kemajuan di desanya itu, disampaikan Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas 166 kepala desa se-Kabupaten Konawe tahun 2023.

“Tujuan penting atau esensi dari peningkatan kapasitas itu. Kepala desa harus pahami peran dan fungsi untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik,” ungkapnya, Rabu, 1 Januari 2023.

BACA JUGA :  Gelontorkan Bantuan Pangan di 28 Kecamatan, Bupati Konawe: Kita Ingin Bantuan Benar-benar Tepat Sasaran

Tetapi Bupati 2 Periode mengakui bahwa menjadi role model tidak mudah, seperti halnya seorang kepala daerah di Kabupaten Konawe. Kades harus memiliki kharakter percaya diri, tegas dan mengayomi. Karena kades adalah leader, harus jujur terhadap diri sendiri, berpikir positif, mengganti rasa takut dengan strategi.

“Peran tersebut meliputi peran pelaksanaan pemerintahan desa, peran dalam pelaksanaan pembangunan desa, peran pembinaan kemasyarakatan dan peran pemberdayaan masyarakat desa,” jelasnya.

Ditambahkan, bahwa seorang pemimpin harus menginspirasi dan membangun. Terlebih dalam gotong royong sehingga dapat melahirkan desa-desa mandiri pada 2023 ini.

“Tingkatkan kembali gotong-royong masyarakat dan rasa kebersamaan dalam membangun desa karena desa milik masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA :  Bupati Konawe Didaulat Terima Penghargaan Lencana Bakti Transmigrasi dari Kementerian Desa PDTT

Mantan Ketua DPRD Konawe ini, mengajak para kades merencanakan pembangunan desa yang selaras dengan membangunan Kabupaten Konawe yakni penguatan daya saing SDM, penunjang sosial ekonomi dan pemberdayaan yang inklusif.

Di era yang serba digital ini, KSK juga mengajak para kades menjadi pemimpin digital, yakni cara memimpin yang dalam proses pengambilan keputusan harus berdasarkan data, transparan dan real time.

“Manfaatkan teknologi dalam menggali pengetahuan dalam menjalankan pembangunan, agar dalam pembangunan dapat terwujud dan tidak ada permasalahan dikemudian hari,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email