Dugaan Penghinaan Suku Lewat Skripsi Diamankan Polda Sultra, Bupati Konawe Minta Masyarakat Untuk Percayakan Kepolisian

Saat Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) yang turut hadir di Polda Sultra bersama organisasi Suku Tolaki menghimbau kepada massa aksi.

SultraLight.Net – Setelah beredarnya isu skripsi yang diduga di dalamnya melakukan penghinaan terhadap Suku Tolaki, kini terduga atas nama Jumardi telah diamankan oleh pihak Kepolisian setelah amarah dari etnis yang dituju tersinggung hingga menggelar aksi unjuk rasa di Mako Polda Sultra, Rabu, 12 Maret 2023.

Jumardin diamankan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan dijemput langsung oleh Direktur Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sultra, Kombespol Dr Andi Adnan Syafruddin SH SIK MM di Kolaka Utara (Kolut).

BACA JUGA :  Maulid Nabi, Dansat Brimob Polda Sultra Ajak Jamaah Meneladani Akhlak Rasulullah SAW

Dalam kesempatan itu, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) yang turut hadir di Polda Sultra bersama organisasi Suku Tolaki menghimbau kepada massa aksi untuk mempercayakan hal tersebut kepada pihak kepolisian dan menahan diri untuk tidak terpancing hingga melahirkan gerakan tambahan yang dapat semakin memperkeruh suasana.

Sebab menurutnya dalam menangani kasus ini pihak Polda Sultra akan mengambil tindakan secepatnya dan memberikan ruang-ruang diskusi kepada masyarakat Suku Tolaki untuk menyampaikan pendapatnya.

“Alhamdulillah Kapolda akan mengambil tindakan dan secepatnya Kapolda akan memberikan ruang komunikasi sesama kita anak tamalaki,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Idul Adha 2024, Polda Sultra Kurban 354 Sapi dan 9 Kambing

Hal itu dibuktikan dengan pernyataannya yang sebelumnya di dalam Konferensi Pers pada Selasa, 11 April 2023 malam. Di mana dirinya pada kesempatan itu menyampaikan bahwa Polda Sultra telah mengamankan terduga di Kolut dan akan diterbangkan menggunakan helikopter ke Polda Sultra.

“Saya tadi sudah kompromi sudah bicara dengan petinggi Polri kemudian Kapolda bahwa pelaku penghinaan sudah di tangkap dan besok akan diusahakan dibawa bagaimana pun caranya biar pakai helikopter,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email