1

Dugaan Korupsi Pameran Kebudayaan Dikbud Sultra, Seakan Jadi Kasus Spesial Bagi Kejati

Ketgam: Tampak depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.

SultraLight.Net – Dugaan Korupsi Pemeran Kebudayaan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2021 yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra seakan spesial.

Pasalnya kasus dugaan Korupsi yang menggunakan anggaran Negara Miliaran Rupiah itu diselidiki oleh dua Bidang yaitu Bidang Intel dan Bidang Pidana Khusus (Pidsus).

Hal itu diungkapkan Kapala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sultra, Dody, SH mengatakan kasus pameran kebudayaan tahun 2021 ditangani oleh dua Bidang.

Dimana kedua bidang itu yang awalnya melakukan pendalaman kasus atas sebuah laporan masyarakat.

BACA JUGA :  BNN Kendari Prioritaskan Bina Tiga Wilayah Rawan Penyalagunaan Narkotika

“Jadi laporan awalnya itu di Intel, dan Bidang Intel kini sedang melalukan Operasi Intelejen dalam kasus tersebut,” ungkapnya, Sabtu, 11 Juni 2022.

Menurutnya, dalam proses Operasi Intelejen, kembali ada laporan dugaan Korupsi Dikbud tahun 2021 yaitu kasus yang sama tentang Pemaran Kebudayaan.

Laporan tersebut di terima oleh Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejati Sultra dengan Disposisi yang baru, yaitu ditangani oleh Bidang Pidsus.

“Jadi Intel melalukan masih melakukan Operasi Intelejen, dan Pidsus juga melalukan pendalaman atas kasus tersebut. Pidsus juga berkoodinasi dengan Intel untuk meminta hasil pemeriksaan Bidang Intel,” katanya.

BACA JUGA :  Sejumlah Kepsek di Sultra Dinonjobkan, Tim Asesmen: Intelektual Tidak Memenuhi Syarat

Kasipenkum juga menambahkan sudah ada beberapa orang yang telah diperiksa dalam kasus dugaan Korupsi Dikbud Sultra itu.

Pada saat ditanyakan apakah Pj Sekda Sultra, Asrun Lio, masuk dalam pemeriksaan saksi, Kasipenkum tidak bisa menjawab karena tidak mengetahui secara detail saksi yang telah diperiksa.

“Siapa saja yang diperiksa saya tidak tahu, karena masih dalam proses yang jelas sudah ada yang diperiksa,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email