Dua Pemuda di Kendari jadi Korban Begal, Satu Korban Alami Luka Bacok di Punggung

Saat korban memperlihatkan luka bacok di pinggang akibat keganasan kawanan begal.

SultraLight.Net – Motor gagal diambil, korban begal harus dilarikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari akibat bacokan senjata tajam (sajam).

Dua pria menjadi korban keganasan begal didua lokasi berbeda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kawanan begal tersebut pertama kali beraksi di sekitar Kendari Beach, sekitar pukul 00.30 WITA.

Kemudian melanjutkan aksinya di sekitar jembatan teriping. Namun semua aksi pembegalan para pelaku gagal karena korban melawan.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Muh Eka Faturrahman menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat didua lokasi berbeda. Korban yang mengendarai motor dibuntuti empat pria tidak dikenal yang tiba-tiba membacok dengan menggunakan senjata tajam.

BACA JUGA :  Menyasar Kendaraan Mahasiswa, Pencuri Motor di Kampus IAIN Kendari Dibekuk Polisi

“Dari keterangan saksi, pelaku berjumlah 4 orang, berboncengan dengan menggunakan 2 ranmor jenis matik. pelaku melakukan 2 kali tindak pidana penganiyaan, yaitu di Kendari Beach dan di Jembatan Triping,” ungkapnya, Kamis, 29 September 2022.

Lebih lanjut, pelaku sempat berusaha untuk mengambil motor korban, namun korban berusaha melakukan perlawan. Setelah keempat pelaku aksinya gagal di Kendari Beach, kemudian para pelaku melakukan aksi di jembatan Triping.

BACA JUGA :  Perayaan Natal 2023, Anton Timbang Ajak Seluruh Umat Jaga Kedamaian dan Persaudaraan

“Semua gagal, karena korbannya melakukan perlawanan, jadi korbannya disetiap TKP ada satu orang. Jadi total korban ada dua orang, satunya masih dirawat di RS Abunawas,” bebernya.

Sementara itu modus yang dilakukan dengan meggunakan ancaman kekerasan yang dibantu senjata tajam.

“Untuk kedua korban yang di Kebi dan di Jembatan Triping. Satu korban luka di punggung belakang, dan satunya lagi terluka di pergelangan tangan sebelah kiri,” pungkasnya.

Kini para pelaku begal motor masih diburu oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Print Friendly, PDF & Email