Demo Tolak Kenaikan BBM di Kendari Berakhir Damai dan Kondusif

Saat ratusan mahasiswa berhasil memaksa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra).

SultraLight.Net – Ratusan mahasiswa di Kota Kendari demo tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) berhasil memaksa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan mediasi hingga menemui titik temu, Selasa (6/9/2022).

Mediasi itu dilakukan usai massa aksi melakukan orasi dan bakar ban di depan Kantor DPRD Sultra. Beberapa massa aksi juga terlihat mencoba memaksa untuk memasuki Kantor DPRD Sultra.

Pihak kepolisian yang berjaga di bawah komando Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Faturrahman berhasil menenangkan pendemo.

BACA JUGA :  Bank Sultra Tebar Manfaat, Kucurkan CSR Rp250 Juta untuk Beasiswa 625 Siswa Konawe

Muh. Eka Faturrahman menjelaskan, semua aspirasi massa aksi penolakan naiknya harga BBM diterima oleh Anggota DPRD Sultra.

“Semua diterima Anggota DPRD Sultra. Aspirasi dan tuntutan juga kami kawal semua,” kata Muh. Eka Faturrahman.

Pantauan media, pukul 15.00 Wita semua elemen massa aksi di bawah pengawalan kepolisian difasilitasi masuk ke Gedung DPRD Sultra.

BACA JUGA :  Asyik Nongkrong, Pemuda di Kendari Kena Busur

“Tidak ada yang diluar, kami atur ada tempat masing-masing. Ada yang di Rumah Aspirasi DPRD Sultra, depan Kantor Sekretariat, halaman tengah Kantor DPRD Sultra dan di dalam Kantor DPRD Sultra. Semuanya aman dan kondusif,” ujarnya.

admlight