SultraLight.Net – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Pemerintah Kota Kendari dalam rangka memperkuat digitalisasi keuangan daerah. Penandatanganan berlangsung di Tower Bank Sultra, Kamis (02/04), sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antara perbankan daerah dan pemerintah dalam menghadirkan layanan keuangan modern dan terintegrasi.
Penandatanganan MoU dan PKS dilakukan langsung oleh Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, bersama Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, serta disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, dan jajaran Pemerintah Kota Kendari.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Bank Sultra dan Pemerintah Kota Kendari, khususnya dalam menghadirkan layanan keuangan daerah yang modern dan terintegrasi serta mendukung optimalisasi penerimaan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ruang lingkup kerja sama meliputi pengembangan inovasi layanan keuangan daerah, penempatan dana pemerintah daerah, hingga implementasi sistem pembayaran digital, termasuk penggunaan QRIS untuk transaksi pajak dan retribusi secara daring.
Menurutnya, Bank Sultra akan terus berkomitmen menghadirkan layanan perbankan yang inovatif dan terpercaya guna mendukung percepatan transformasi digital di sektor keuangan daerah.
“Bank Sultra siap mendukung digitalisasi sistem keuangan daerah agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, aman, dan efisien, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan apresiasi atas peran Bank Sultra sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kota Kendari, khususnya dalam penguatan sistem keuangan berbasis digital.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, dan partisipatif, sekaligus memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan.
“Kerja sama ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kendari, yang pada 2024 tercatat sebesar Rp343,3 miliar dan meningkat menjadi Rp409,5 miliar pada 2025 atau naik 19,28 persen,” ungkapnya.
Menurutnya, peningkatan PAD tersebut tidak terlepas dari dukungan sistem dan layanan yang disediakan Bank Sultra, terutama dalam penguatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Siska juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung Bank Sultra sebagai bank kebanggaan daerah dan bersama-sama membangun Kota Kendari yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Penandatanganan MoU dan PKS ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara Bank Sultra dan Pemerintah Kota Kendari dalam mewujudkan sistem keuangan daerah yang modern, terintegrasi, dan berbasis digital. Ke depan, kedua pihak akan terus memperkuat kerja sama strategis guna mendorong percepatan transformasi digital serta pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.







