Aklamasi Penuh Dukungan, Herfain Nahkodai KORMI Sultra Lima Tahun ke Depan

Pemilihan berlangsung solid dan penuh dukungan dari seluruh peserta Musprovlub. Tanpa melalui mekanisme voting, forum secara bulat menyepakati Herfain sebagai nahkoda baru KORMI Sultra untuk lima tahun ke depan.

SultraLight.Net – Herfain resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang digelar di salah satu hotel di Kendari, Minggu (15/2/2026).

Pemilihan berlangsung solid dan penuh dukungan dari seluruh peserta Musprovlub. Tanpa melalui mekanisme voting, forum secara bulat menyepakati Herfain sebagai nahkoda baru KORMI Sultra untuk lima tahun ke depan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Ketua KORMI Nasional, Adil Hakim, B.Sc., MPA, bersama jajaran pengurus pusat. Kehadiran pengurus nasional menjadi penegasan bahwa Musprovlub berjalan sesuai mekanisme organisasi serta mendapat legitimasi penuh dari pusat.

Dalam sambutannya, Herfain menegaskan bahwa amanah yang diterimanya bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab besar untuk menyatukan kembali seluruh elemen olahraga masyarakat di Bumi Anoa.

BACA JUGA :  11 Pengurus Sparko Provinsi Resmi Dikukuhkan 

“Musprovlub ini bukan hanya soal memilih sosok ketua, tetapi tentang menyatukan kembali barisan. Kita ingin menjadikan KORMI Sultra sebagai barometer olahraga masyarakat di Indonesia Timur,” tegasnya.

Herfain memperkenalkan filosofi kepemimpinan bertajuk “Satu Hati, Satu Rasa” sebagai fondasi gerak organisasi ke depan. Ia menekankan pentingnya menghilangkan ego sektoral antara Induk Organisasi Olahraga (Inorga) dan jajaran pengurus KORMI, demi membangun sinergi yang kuat dan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia memaparkan tiga fokus utama kepemimpinannya. Pertama, Satu Hati dalam Visi, yakni menyatukan arah gerak seluruh Inorga dan pengurus dalam satu tujuan besar.

Kedua, Satu Rasa dalam Perjuangan, di mana pengurus provinsi harus benar-benar merasakan tantangan yang dihadapi KORMI kabupaten/kota hingga ke akar rumput. Ketiga, Transformasi Integritas, melalui tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan profesional.

BACA JUGA :  Empat Atlet Perbafi Sultra Borong Medali di Kejuaraan Adu Otot di Makassar

Menurutnya, transformasi tersebut penting untuk membangun kepercayaan pemerintah daerah serta membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta dalam mendukung pembinaan olahraga masyarakat dan olahraga tradisional.

Herfain juga menegaskan komitmen loyalitas tegak lurus kepada KORMI Nasional, termasuk menyukseskan program strategis “Indonesia Bugar Aktif” sebagai gerakan bersama meningkatkan derajat kebugaran masyarakat.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya butuh kritik, saran, dan sinergi dari Bapak dan Ibu sekalian. Mari kita gotong royong memajukan olahraga masyarakat dan tradisional di daerah kita, bukan hanya berolahraga, tetapi melakukannya dengan gembira,” pungkasnya.

 

admlight