SultraLight.Net – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing perusahaan melalui penguatan fondasi internal.
Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Manajemen Bank Sultra dan Serikat Karyawan (Sekar) Bank Sultra.
Penandatanganan PKB berlangsung di Gedung Tower Bank Sultra, Selasa (20/1/2026), dan menjadi momentum penting di awal tahun 2026 dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Direksi Bank Sultra, pejabat eksekutif lingkup Bank Sultra, Pengurus Sekar Bank Sultra, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara beserta jajaran, serta perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari.
Ketua Serikat Karyawan Bank Sultra, Fauzi Basalamah, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas tuntasnya proses perundingan hingga penandatanganan PKB.
Menurutnya, PKB memiliki peran strategis sebagai instrumen utama yang mengatur hak dan kewajiban antara perusahaan dan karyawan, sekaligus menjadi landasan dalam menciptakan kepastian serta keadilan di lingkungan kerja.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Direksi Bank Sultra atas keterbukaan dan dukungan selama proses perundingan. Semangat yang kami bawa adalah maju perusahaannya dan sejahtera karyawannya,” ungkap Fauzi.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara, L.M. Ali Haswandy. Ia menilai Bank Sultra dapat menjadi contoh positif dalam pengelolaan sumber daya manusia serta penerapan hubungan industrial yang sehat di daerah.
“Hubungan industrial yang harmonis sangat tergambar jelas di Bank Sultra. Penandatanganan PKB ini menunjukkan adanya komunikasi yang baik serta saling pengertian antara pekerja dan manajemen,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menegaskan bahwa penguatan internal merupakan kunci utama agar Bank Sultra mampu bersaing dengan bank-bank nasional, baik BUMN maupun swasta.
“Masyarakat kini memandang Bank Sultra sejajar dengan bank nasional. Ini merupakan prestise sekaligus kepercayaan yang harus kita jaga bersama. Dari sisi produk dan layanan, apa yang dimiliki bank nasional, Bank Sultra juga memilikinya,” tegas Andri.
Ia menambahkan bahwa transparansi manajemen dan peningkatan kesejahteraan karyawan menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan serta soliditas internal. Oleh karena itu, implementasi PKB harus dikawal bersama agar seluruh kesepakatan dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Seiring dengan pertumbuhan perusahaan, kesejahteraan karyawan juga harus meningkat. Dengan soliditas di bawah naungan Sekar, mari kita bersama-sama membawa Bank Sultra terus tumbuh dan semakin siap bersaing,” pungkasnya.







