Pemkab Koltim Gelar Rapat Koordinasi Penurunan Angka Stunting

Bupati Kolaka Timur, Abd. Azis, S.H., M.H. (tengah).

SultraLight.Net – Rapat koordinasi dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dibuka secara resmi oleh Bupati Kolaka Timur, Abd. Azis, S.H., M.H. di Aula Kantor Kecamatan Lambandia, Senin, (21/6/2024).

Turut menghadiri kegiatan ini Sekda Koltim yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Koltim, Kepala dan perwakilan OPD terkait dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur, Ketua DPRD Koltim Suhaemi Nasir SPd, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Timur Hartini Azis AMa, Kapolres, Koramil, Camat, dan Pendamping desa.

Dalam kata sambutannya, Bupati Kolaka Timur tetap optimis untuk mengejar target penurunan angka stunting di Kabupaten Kolaka Timur. Bupati Koltim juga mengharapkan untuk meningkatkan lagi kerjasama antar pemangku kepentingan agar target nasional angka stunting pada tahun 2024 dapat mencapai 14 persen.

BACA JUGA :  Responsif Banjir Susulan Dibeberapa Desa di Kecamatan Pondidaha, Pj Bupati Konawe Salurkan Bantuan

“Kita harus tetap bekerja, tetap berbuat. Kalau kita sudah melaksanakan tugas itu dengan maksimal maka hasilnya akan tampak,” ungkapnya.

Ketua TPPS Kabupaten Kolaka Timur, Andi Muh. Iqbal Tongasa juga mengapresiasi kinerja tim dilapangan meskipun masih belum mencapai target yang diharapkan. Hal ini disebabkan salah satunya masih kurang jelas terkait panduan dan tolak ukur penilaian stunting.

BACA JUGA :  KSK Launching Penyaluran Bantuan Pangan Bagi 22.550 KPM di 28 Kecamatan

“Melalui rapat koordinasi ini, saya juga mengharapkan akan adanya panduan dan tolak ukur serta poin-poin yang dinilai tim dapat bekerja secara maksimal dilapangan,” imbuhnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara Rembuk/pernyataan komitmen penurunan stunting oleh Bupati Kolaka Timur, Ketua DPRD Kolaka Timur, Sekretaris Daerah Kolaka Timur, OPD terkait, Camat, Kapolres, Koramil, tokoh pemuda, dan pendamping desa.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pelayanan kesehatan dari dinas kesehatan, pelayanan ktp dan kartu keluarga dari dinas capil serta penyuluhan kesiap siagaan bencana dari Dinas BPBD.

Print Friendly, PDF & Email