Pemanfataan FABA, PLTU Nii Tanasa Berikan Bantuan Pembangunan Jalan di Desa Toli-toli

Saat Perusahaan Pembangkit Tenaga Uap (PLTU) Nii Tanasa memberikan bantuan pembangunan jalan Desa Toli-toli, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

SultraLight.Net – Kepedulian PLN dalam mendukung dan mengembangkan ekonomi masyarakat terus dilaksanakan dan ditingkatkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program TJSL PLN melalui PLN Peduli merupakan wujud nyata dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat.

Dimana, Perusahaan Pembangkit Tenaga Uap (PLTU) Nii Tanasa memberikan bantuan pembangunan jalan Desa Toli-toli, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pemerintah Desa Toli-toli, Riskan mengatakan bahwa bantuan tersebut berupa pengecoran fasilitas jalan masyarakat yang dimanfaatkan dari hasil pembakaran batu bara atau Fly Ash Bottom Ash (FABA) PLTU.

“Bantuannya berupa jalan masyarakat kurang lebih 100 meter, sedangkan 100 meternya lagi untuk anak sekolah jadi total panjang 200 meter dari jalan raya ke sekolah,” ucapnya saat dihubungi.

BACA JUGA :  Kunker Perdana di Pulau Saponda, Pj Bupati Konawe Bakal Berikan Bantuan Fasilitas Kesehatan

Riskan juga berterimah kasih kepada pihak PLTU Nii Tanasa yang dapat meningkatkan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Bantuan tersebut dapat dimanfaatlan sebaik mungkin, dan alhamdulillah saat ini sudah terlaksana, dan itu sangat membantu sekali,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan, Anggota DPRD Konawe, Ulfiah, menyampaikan apresiasinya terhadap PLTU Nii Tanasa dan berbagai pihak yang turut andil dalam proses pembangunan jalan di Desa Toli-toli.

“Ucapan terimah kasih PLN UPDK Kendari dan PLTU, yang sudah memberikan bantuan di desa Toli-toli berupa Corporate Social Responsibility,” ujarnya.

Karena menurutnya, pemanfaatan FABA sebagai material buangan yang diolah dan dikelola dengan benar dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat.

BACA JUGA :  Ketua Kadin Sultra Didaulat Jadi Tokoh Inovatif di Sultra Award 2022

“Yang paling penting disini adalah pemanfaatan FABA, yang kemudian bisa bernilai bagi masyarakat yang berada di sekitar PLTU itu sendiri,” tuturnya.

Selain itu, langkah yang dilakukan PLTU Nii Tanasa sebagai bentuk komitmen dalam berinovasi dan mengolah barang sisa menjadi barang ekonomis.

“Ini kerjasama yang sangat baik, yang dapat memperhatikan lingkungan yang ada sekitar PLTU Nii Tanasa. Saat ini baru 1 lorong, mudah-mudahan kedepan bisa nambah lagi. Sehingga desa Toli-toli bisa menjadi desa FABA yang di perdayakan dari limbah batu bara yang bisa digunakan,” jelasnya.

Print Friendly, PDF & Email