SultraLight.Net – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi membuka Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlangsung di Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rapimprov yang dinilai menjadi forum penting untuk menyinergikan program kerja Kadin dengan pemerintah daerah.
Tito juga memberikan dukungan penuh terhadap dua program prioritas Kadin Sultra, yaitu Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan pengembangan aspal Buton.
“Program MBG adalah langkah nyata yang dapat membantu mengatasi persoalan gizi sekaligus membuka lapangan kerja. Sementara aspal Buton merupakan potensi strategis nasional yang harus terus dimaksimalkan,” ujar Mendagri.
Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, dalam laporannya menjelaskan bahwa Rapimprov menjadi wadah evaluasi perkembangan dunia usaha sekaligus penyusunan program kerja ke depan.
Ia menegaskan dua program prioritas Kadin Sultra, yakni MBG dan pemanfaatan aspal Buton, sejalan dengan program nasional pemerintah.
Menurut Anton, Kadin Sultra telah menyiapkan 55 unit Sentra Pangan dan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Sultra, meskipun baru 35 unit yang diajukan.
Setiap unit SPPG diperkirakan mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja, sehingga program ini berpotensi menciptakan ribuan lapangan kerja baru serta meningkatkan permintaan pangan dari petani, peternak, dan nelayan.
Sementara itu, Ketua Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, yang turut hadir, berharap Rapimprov dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi Kadin dengan pemerintah daerah, terutama dalam mendorong UMKM dan menggerakkan ekonomi lokal.
“Sinergi Kadin dengan pemerintah adalah kunci dalam membangun perekonomian daerah. Sultra punya potensi besar, baik dari sektor pangan maupun tambang aspal, yang jika dikelola baik akan membawa manfaat besar bagi masyarakat,” kata Anindya.
Dengan dukungan pemerintah pusat, Kadin Sultra optimis program MBG dan aspal Buton akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.







