SultraLight.Net – Upaya perbaikan jembatan utama di Molore yang sempat mengalami kerusakan parah berhasil diwujudkan melalui kolaborasi sejumlah perusahaan, salah satunya PT Kembar Emas Sultra (KES) SK 321.
Sinergi ini dinilai menjadi contoh nyata bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di daerah.
Jembatan tersebut sebelumnya dalam kondisi membahayakan pengguna jalan karena rusak parah dan berisiko menimbulkan kecelakaan.
Selain menjadi jalur penting bagi karyawan perusahaan, jembatan ini juga merupakan akses vital bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT KES SK 321, Yuris Wirawan, menegaskan bahwa partisipasi perusahaannya dalam perbaikan jembatan ini merupakan implementasi program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang infrastruktur.
“Kami ingin memastikan keberadaan perusahaan membawa dampak positif. Perbaikan jembatan ini bukan hanya untuk operasional, tetapi juga untuk kepentingan masyarakat luas,” jelasnya, Selasa, 16 September 2025.
Selain PT KES SK 321, perusahaan lain yang turut serta dalam perbaikan adalah PT Makmur Lestari Primatama (MLP), PT Putra Perkasa Abadi (PPA), PT Natural Persada Mandiri (NPM), dan PT Damai Jaya Lestari (DJL).
Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong antara perusahaan untuk mendukung pembangunan daerah.
Warga Molore menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan. Ahmad, seorang pengemudi yang sering melewati jembatan tersebut, mengaku lega.
“Sekarang jalannya lebih aman dan lancar. Kami berterima kasih kepada perusahaan, terutama PT KES SK 321 yang sudah ikut peduli memperbaiki,” ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia usaha lainnya. Dengan adanya kontribusi nyata perusahaan, pembangunan berkelanjutan dapat terus diwujudkan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.







