1

JLP Sultra Laporkan PT Rajawali dan PT CS8 Konut di Polda Sultra

Foto: Saat Ketua Jaringan Lingkar Pertambangan, Wawan melaporkan ke Polda Sultra.

SultraLight.Net – Jaringan Lingkar Pertambangan (JLP) Sulawesi Tenggara (Sultra) memasukan surat aduan di Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sultra, Selasa, 29 Maret 2022.

Aduan tersebut terkait dugaan pertambangan ilegal yang dilakukan oleh PT Rajawali Soraya Mas dan PT CS8 di Blok Marombo, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Ketua Jaringan Lingkar Pertambangan, Wawan mengatakan dua perusahaan tersebut telah melakukan pertambangan secara ilegal tanpa mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah koridor.

BACA JUGA :  Wakapolda Sultra Buka Gelar Operasional Polda Sultra Tahun 2023, Ini yang Dibahas

“Sudah hampir satu tahun lamanya mereka melakukan pertambangan di wilayah itu,” ucapnya kepada media Kamis, 31 Marer 2022.

Wawan mengungkapkan dengan dugaan itu, pihaknya memasukan aduan di Polda Sultra guna segera dilakukan penyelidikan terkait pertambangan ilegal tersebut.

Selain itu, Wawan juga menyebutkan adanya oknum polisi berinisial SGT yang diduga kuat membackup kegiatan pertambangan ilegal itu.

BACA JUGA :  Dugaan Penghinaan Suku Lewat Skripsi Diamankan Polda Sultra, Bupati Konawe Minta Masyarakat Untuk Percayakan Kepolisian

“SGT itu mencoba meloby saya untuk mengehentikan gerakan tentang sorotan PT Rajawali dan CS8 dengan mengiming-imingi saya untuk masuk ke perusahaan tersebut,” jelasnya.

Diketahui, surat aduan jaringan lingkar pertambangan itu telah diterima dan ditandatangani oleh Bripka Irmawan selaku piket siaga Dit Reskrimsus Polda Sultra. (Rs)

Print Friendly, PDF & Email