1

Harga Minyak Goreng Melangit Hingga Menembus Ratusan Ribu

Harga minyak melangit dan semakin langka dipasar.

SultraLight.Net – Stok minyak goreng di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) semakin langka dan harganya melangit hingga menembus ratusan ribu.

Kelangkaan itu membuat konsumen meradang, bahkan harga minyak goreng dipasaran tembus Rp 800 ribu per jergen 18 liter dan Rp 44 ribuan per liternya.

Tingginya harga tersebut bahkan viral di media sosial setelah seorang Warga Wangi-Wangi Selatan, La Misa mengunggah gambar minyak di sebuah kios disertai keterangan harga ratusan ribu.

“Satu jerigen Bimoli dijual Rp800 ribu satu jerigen 18 liter,” tulis La Misa, Rabu (9/3/2022).

BACA JUGA :  Lakalantas di Kendari, Korban Patah Tulang Tangan hingga Jalani Operasi Justru Ditetapkan Tersangka

Dari penelurusan Britakita.net, minyak dengan harga ratusan ribu tersebut ternyata dijual pedagang bernama Mina di pasar rakyat Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.

Mina mengungkapkan, kenaikan harga minyak goreng tersebut disebabkan karena kelangkaan minyak goreng, sementara jumlah permintaan yang banyak.

Ia beralasanya menaikan harga minyak goreng karena dirinya juga membeli minyak goreng pada penjual dipasar yang sama dengan harga tidak jauh beda.

Untuk harga jual minyak goreng, Mina mengatakan, jika pembeli tetap diberi harga hingga Rp700 ribu-an.

BACA JUGA :  Empat Atlet Perbafi Sultra Borong Medali di Kejuaraan Adu Otot di Makassar

“Banyak yang bikin acara, jadi mereka tetap beli walaupun dengan harga segitu, tapi biasanya saya juga kasih mereka diharga tujuh ratusan,” terangnya, Rabu (9/3/2022).

Sementara itu, pedagang lain yang tidak mau menyebutkan namanya mengaku menjual ecer dengan rata-rata harga Rp18 ribu perbotol aqua kemasan 600 ml.

“Satu botol aqua kecil itu harganya 18 ribu, Sebelum terjadi kelangkaan minyak goreng, saya jual perbotol begitu 15 ribu,” tutupnya. (Lm)

Print Friendly, PDF & Email