FGD Bersama Insan Pers, Dirintelkan Polda Sultra Ajak Media Berikan Informasi Soluktif

Ketgam: Dirintelkan Polda Sultra berfoto bersama dengan Insan Pers di Sultra.

SultraLight.Net – Direktorat Intelejen Keamanan (Dirintelkan) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan Forum Group Discussion (FGD) bersama puluhan insan pers Sultra, Sabtu, 30 Juli 2022.

Kegiatan FGD tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk mendiskusikan terkait hal-hal yang akan menimbulkan konflik sosial dan pencegahan dari isu-isu yang akan memecah kondusifitas daerah dengan menggunakan teknologi informasi.

Dirintelkan Polda Sultra, Kombes Pol. Nanang Rudi Supriatna menyampaikan perlunya pemanfaatan teknologi informasi berbasis website sebagai sumber informasi yang soluktif.

BACA JUGA :  Gempur Peredaran Rokok Ilegal, Begini Langkah Preventif Bea Cukai Kendari

“Penyelesaian masalah dengan memberikan informasi dan solusi melalui media atau teknologi informasi berbasis website,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak untuk menerima perbedaan, karena setiap orang, setiap kelompok memiliki perbedaan kepercayaan dan kepentingan, sehingga perlunya penyesuaian diri dan toleransi.

“Ibarat meja kaca yang pecah, dan setiap orang mengambil bagian yang pecah, gak ada yang ambil yang utuh, maka dari itu semuanya saling mengisi,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Gugus Suryaman menyampaikan perlunya kita memahami esensi media yang sebenarnya dan tidak menggunakan media sebagai alat untuk mencapai kepentingan pihak-pihak tertentu.

BACA JUGA :  Andi Ady Aksar Apresiasi Kantor Baru DPC Konawe, Ini Bukti Keseriusan Bergerindra

“Pers adalah independen dan tidak memihak, mengakui keberagaman agama, etnis dan budaya, dan menganggap perbedaan adalah keindahan dari keberagaman,” tuturnya.

Selanjutnya, akan dibentuk rumah kebangsaan untuk menghimpun pemuda terkhusus mahasiswa untuk mengkaji isu-isu sosial dan solusinya serta akan dilaunching media bhinekasatu.com sebagai alat untuk memberikan informasi dan edukasi sosial.

Print Friendly, PDF & Email