Dilamar Duda Maharnya Mencapai Rp2 Miliar, Ini Pesan Mendalam Janda Anak Tiga di Kendari Bagi Para Wanita

Janda anak tiga dengan mahar yang diberikan itu capai Rp2 miliar.

SultraLight.Net – Pria asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Supriyadi (40) lamar janda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Ervitha Sary (30).

Maharnya yang diberikan cukup fantastis yakni uang tunai Rp1 miliar, mobil Pajero Sport Dakar 4×4 seharga Rp785 juta hingga perhiasan emas dan berlian.Maharnya yang diberikan cukup fantastis yakni uang tunai Rp1 miliar, mobil Pajero Sport Dakar 4×4 seharga Rp785 juta hingga perhiasan emas dan berlian.

Jika ditotalkan, mahar yang diberikan wanita itu capai Rp2 miliar. Prosesi pelamaran itu berlangsung di Kecamatan Kadia, Kamis (16/03/2023) kemarin.

Wanita yang memiliki pendidikan terakhir S1 Kedokteran itu menambahkan, mereka akan melangsungkan akad nikah pada mei 2023 mendatang.

BACA JUGA :  Pasangan Muda Mudi Ngamar di Hotel, Dua Remaja di Kendari Kedapatan Miliki Busur

“Akad nikah dan resepsi, Insha Allah akan diselenggarakan pada bulan Mei mendatang. Doain yah,” ucap Ervitha Sary, saat dikonfirmasi, Jumat, 17 Maret 2023.

Ervitha menuturkan, awal dirinya kenal dengan Supriyadi yang juga merupakan seorang duda bermula saat berada di bandara. Ervitha menceritakan bahwa waktu itu, koper milik Ervitha bermasalah saat melewati x-ray.

“Waktu itu koperku bermasalah karena ada gunting didalam lalu ditahan saat pmeriksaan di x-ray. Tak lama kemudian, datanglah mas Supriyadi (calon suami) bantu sembari angkat koper ku dan endingnya dia minta kontak saya,” katanya.

“Intinya gara-gara gunting, hehe,” sambungnya.

BACA JUGA :  Usai Belanja Kebutuhan di Warung, Mama Muda di Kendari jadi Korban Begal Payudara

Setelah kejadian itu, Ervitha dan Supriyadi saling kontakan selama 2 bulan. Hingga akhirnya, pria yang memiliki jabatan direktur pertambangan yang berkantor di Kalimantan itu datang ke Kendari untuk melamar.

“Dia datang bersama keluarganya juga,” jelasnya.

Anak ke tiga itu berpesan kepada seluruh janda agar jangan pernah merasa minder atau berkecil hati tentang stigma negatif dan beban berat.

“Karena ketika menjadi seorang janda justru kita harus mengubah stigma negatif tersebut untuk menjadi wanita mandiri yang mempunyai beribu mimpi dan rasa tanggung jawab terhadap diri sendri,” pesannya.

“Oh iya, calon saya orangnya humoris dan penyabar serta penuh kasih sayang,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email