SultraLight.Net – Pulau Sulawesi adalah salah satu pulau terbesar di Indonesia. Sulawesi terkenal karena kekayaan alamnya yang meliputi pegunungan, hutan hujan tropis, dan keanekaragaman hayati yang tinggi.
Seperti Sulawesi Tenggara (Sultra) yang merupakan sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian tenggara Pulau Sulawesi dengan ibu kota Kendari.
Di daerah Sultra memang memiliki keindahan alam yang ciamik mulai dari pegunungan yang hijau, sungai dan air terjun yang tersebar di beberapa daerah, hingga jernihnya lautan.
Seperti halnya Sultra banyak menawarkan destinasi wisata air terjunnya yang tersebar di beberapa daerah yang ada di Bumi Anoa.
Berikut rekomendasi beberapa air terjun yang tersebar di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara:
1. Air Terjun Tumburano

Air Terjun Tumburano adalah sebuah air terjun di pedalaman Pulau Wowoni, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kata Tumburano berarti temat air jatuh atau air yang jatuh. Air terjun ini adalah air terjun tertinggi dan terbesar di Kecamatan Wawonii Utara.
Belum diketahui pasti ketinggian total air terjun ini namun diperkirakan memiliki ketinggian sekira 120 meter dengan tiga undakan air terjun besar dan beberapa undakan kecil.
Debit airnya sangat deras jika sedang di musim penghujan dan akan menyusut di musim kemarau, tetapi airnya akan sangat lebih jernih.
Air Terjun Tumburano sangat unik karena air akan merayapi dinding batuan sedimen raksasa kecoklatan yang terbentuknya seperti sebuah atap rumah adat.
Batuan hasil pelarutan berjuta tahun ini bahkan berongga dibagian belakngnya sehingga tampak seperti gua menggantung. Guyuran airnya bahkan bisa membuat kolam besar dibawahnya dan juga menciptakan kabut.
Untuk sampai di air terjun ini kita hanya membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat dari pusat kota Konawe Kepulauan.
Hampir semua warga disana tahu bila ada pendatang yang menanyakan keberadaan air terjun legendaris itu.
2. Air Terjun Moramo

Air terjun ini berada di kawasan suaka alam margasatwa Tanjung Peropa di Desa Sumbersari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Air terjun ini bentuknya bertingkat dengan ketinggian sekitar 100 meter.
Air Terjun Moramo, wisata bahari yang ada di Sulawesi Tenggara memiliki fasilitas berupa kamar mandi, toilet hingga tempat ganti pakaian. Bahkan, kamu juga bisa menginap di hotel yang terletak di dekat air terjun ini.
3. Air Terjun Tondopi

merupakan salah satu pilihan destinasi wisata alam yang dapat Anda kunjungi saat berada di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dari ibu kota Kabupaten Bombana Rumbia jaraknya kurang lebih 49 kilo meter dengan jarak tempuh kurang lebih 1,5 jam ke arah barat menuju Kecamatan Poleang Utara kemudian memasuki Kecamatan Tontonunu dan berakhir di Desa Tongkoseng.
Sepanjang perjalanan pemandangan persawahan akan memanjakan mata. Air Terjun ini tepat berada di pinggir jalan yang saat ini dibuka oleh salah satu perusahaan besar sehingga aksesnya lebih mudah dan para pengunjung cukup berjalan kaki kurang lebih 5 menit. Untuk masuk ke dalam cukup membayar Rp 2 ribu rupiah per orangnya.
4. Air Terjun Tirta Rimba

Air Terjun Tirta Rimba adalah salah satu objek wisata alam yang layak anda kunjungi di Kota Bau-bau Karena tempat wisata ini menawarkan eksotisme alam yang tidak kalah indah dengan objek wisata lain.
Masyarakat Bau-bau menyebut air terjun sebagai air jatuh, sedangkan yang dimaksud air jatuh disini adalah Air Terjun Tirta Rimba.
Tidak banyak memang air terjun di kota ini, dan Tirta Rimba merupakan salah satu yang paling populer bagi warga sekitar karena selain pemandangannya luar biasa dan letaknya strategis, juga biaya masuk murah meriah.
Air Terjun ini terletak di Kelurahan Lakologuo, Kecamatan Wolio, Bau-bau, Sulawesi Tenggara,yang berjarak sekitar 4 Km dari sebelah barat pusat Kota Bau-Bau.
5. Air Terjun Kandawu-ndawuna

Untuk bisa melihat dan merasakan kesejukan di air terjun ini butuh waktu yang cukup lama di karenakan jarak dari kota baubau ke desa wakuli yang kira-kira kurang lebih 60 km.
Perjalanan menuju wisata Air Terjun Kandawu-nawuna ditempuh melalui darat dari Kota Baubau, yang dulunya merupakan ibukota Kabupaten Buton (sebelum pemekaran).
Jarak tempuh kurang lebih satu setengah jam dengan menggunakan kendaraan roda empat. Bagi anda yang ingin mengunjungi wisata permandian ini sebaiknya jangan pada musim hujan, karena selain jalan yang licin ditambah lagi air sungai deras bisa mengakibatkan terjadinya banjir. (Arya)







