1

Akui Dirinya Dirampok Ternyata Bohong, Pegawai PT OSS Ini Dijadikan Tersangka

Akui Dirinya Dirampok Ternyata Bohong, Pegawai PT OSS Ini Dijadikan Tersangka
Awal dihadapan awak media nampak tak berkutik, saat Polresta Kendari menggelar konferensi Pers. (Dok Polisi)

SultraLight.Net – Seorang karyawan perusahaan tambang PT OSS yang terletak di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Awaluddin (30 tahun) terpaksa harus ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Kendari, Rabu (20/4).

Kabag Ops Polresta Kendari, Kompol Jupen Simanjuntak menjelaskan, sebelumnya tersangka Awaluddin mengaku dirampok di Jalan Lalodati Boulevard, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 14 April 2022 sekitar Pukul 14.30 Wita.

Setelah dilakukan penyelidikan, alhasil tersangka berpura-pura menjadi korban perampok dengan sengaja memecahkan kaca mobil sendiri mengunakan batu dan melukai dirinya sendiri.

BACA JUGA :  Dikuasai Nafsu Birahi, Pria di Buteng Tega Cabuli Hingga 7 Tahun

“Pelaku ini berpura-pura menjadi korban perampok dan melaporkan kejadian itu ke Polisi. Setelah dilakukan penyelidikan pelaku memberikan keterangan palsu,” jelas Jupen dihadapan awak media.

Saat dilakukan interogasi pelaku mengaku telah menghabiskan uang untuk perbaikan mobil perusahaan milik PT OSS yang berjumlah sekitar 130 juta, ia gunakan untuk berjudi online.

BACA JUGA :  Diduga Motif Balas Dendam, Dua Sekolah di Kendari Terlibat Tawuran

“Tersangka sengaja membuat dirinya dirampok agar uang yang dia habiskan untuk memperbaiki mobil tidak di tagih sama perusahaan,” bebernya.

Saat ini tersangka sudah di amankan di Polresta Kendari untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara untuk barang bukti yang di amankan satu unit mobil, baju kaos putih, bongkahan batu dan transaksi dana.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 242 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Print Friendly, PDF & Email