5 Sikap Untuk Menjadikanmu Guru Profesional

Ketgam : Ilustrasi

SultraLight.Net – Guru, kata yang sudah sangat vamiliar tentunya di lingkungan kita. Profesi yang tidak hanya sekedar profesi dan memerlukan tingkat emosional yang luar biasa. Bagaimana tidak dalam menghadapi berbagai karakter yang ada pada peserta didik yang di ajarnya.

Dilansir dari dataindonesia.id, negara Indonesia sendiri tercatat memiliki jumlah guru sebanyak 3,31 juta orang yang menggandrungi karier tersebut.

Menata karier sebagai seorang guru berarti harus siap dalam menghadapi peserta didik dengan berbagai macam karakter yang dimiliki. Bahkan terdapat banyak kasus yang terjadi akibat ketidak pahaman guru dengan siswanya.

Melihat hal ini sehingga kamu dituntut untuk bisa jadi seorang guru yang profesional, karena dengan keprofesionalan itu bisa menghindarkan kamu dari kejadian-kejadian yang tidak kmu inginkan.

Berikut 5 sikap, agar kamu bisa profesional dalam menjalani profesimu sebagai seorang guru.

1. Komitmen untuk kerja keras, bekerja kurang lebih 8 jam membuat profesi guru ini terkadang dinilai mudah, namun percaya atau tidak pekerjaan guru dituntut untuk lebih bisa memberikan kontribusi yang baik untuk sekolah pengabdiannya

Hal inilah yang menjadikan keahlian seorang guru sangat bermanfaat bagi generasi bangsa, selain itu profesionalitas guru juga dinilai dari keahlian yang dinilai sesuai dengan kemampuannya sehingga kemampuan ini bisa berguna untuk siswa dan sekolah.

BACA JUGA :  Tips and Trik Menghadapi Pujian dan Kritikan

2. Memiliki kepercayaan diri, pekerjaan yang sifatnya center of attention membuat seorang yang bekerja sebagai guru diharuskan memiliki mentalitas yang baik ketika berbicara di depan umum.

Tidak hanya berpikir bagaimana menjadikan peserta didiknya memiliki kepribadian yang baik, melainkan juga memiliki motivasi sebagai guru yang berprestasi, melatih kesabaran juga turut hadir dalam jiwa guru.

Mengajarkan materi pelajaran, mencotohkan perilaku yang baik dan selalu bisa mencairkan suasana dalam proses belajar mengajar. Itu sebabnya mengapa pekerjaan guru disebut sebagai pekerjaan mulia.

3. Amanah adalah perilaku yang mirip dengan kebajikan, menjawab pertanyaan peserta didik dengan landasan yang kuat bukan asal-asalan, kebiasaan berbuat kebajikan akan mengantarkan pola positif bagi seorang guru.

Dengan menerapkan pola demikian, maka sama halnya seorang guru mencerminkan integritas yang tinggi. Guru tidak berkewajiban menjadikan peserta didik cerdas luarbiasa tetapi guru berkewajiban untuk mendidik siswa agar memiliki kepribadian yang baik dan bisa mengembangkan karakternya.

4. Menghormati satu sama lain, berbagai karakter dan watak yang dimiliki setiap peserta didik membuat seorang guru harus pandai beradaptasi. Bagaimana menyesuaikan diri agar dapat menciptakan suasana yang aman tanpa kericuhan.

BACA JUGA :  5 Wisata Puncak di Sulawesi Tenggara yang Wajib Dikunjungi

Bahkan perhatian terhadap peserta didik dan orang tua wali agar tidak ada kesalah pahaman.

Tugas guru adalah tugas yang mulia yang bisa dikatakan sebagai dedikasi terhadap generasi penerus bangsa baik buruknya peserta didik tidak hanya dilihat dari pribadi siswa nya tetapi juga peran guru sangat menentukan perkembangan perilaku peserta didik tersebut.

5. Cerdas dalam bersosial, guru yang baik mampu mengatur emosional yang stabil. Sebab dalam kasus dilapangan tidak semua murid memiliki kecenderungan penurut. Ada beberapa anak yang memiliki perkembangan kognitif dalam belajar yang berbeda termasuk dari gaya belajarnya.

Ketika guru dapat mengelola emosionalnya dengan baik maka akan berdampak pada kondisi mental yang baik. Kecerdasan emosional dalam mengelola beban mengajar dan menyelesaikan konflik antara murid ataupun orang tua adalah pertimbangan tersendiri bagi seorang guru

Itulah 5 sikap yang dapat diterapkan dalam mengejar impian menjadi seorang guru yang profesional. Semoga bermanfaat bagi kalian yang menjalani profesi mulia ini.

Print Friendly, PDF & Email