Lima Sekolah di Konawe Terakreditasi A, KSK Terus Komitmen Dorong Pendidikan Unggul

Saat Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK) menyerahkan sertifikat Akreditasi A kepada lima SMPN.

SultraLight.Net – Sebanyak lima Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Konawe dinyatakan telah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah/Madrasah Indonesia tahun 2022.

Sertifikat Akreditasi A tersebut diserahkan langsung Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (KSK), usai pelaksanaan upacara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Kabupaten Konawe, di pelataran Kantor Bupati Konawe, Jumat 3 Maret 2023.

Kelima sekolah yang mendapat akreditasi A atas predikat sebagai sekolah unggul yakni SMPN 1 Sampara, SMPN 1 Wawotobi, SMPN 1 Uepai, SMPN 2 Sampara dan SMPN 2 Onembute.

Bupati Konawe mengaku bangga atas capaian tersebut. Ia bakal terus mendorong, sehingga bisa lebih banyak lagi sekolah unggulan di Konawe yang terakreditasi A.

BACA JUGA :  KSK Launching Penyaluran Bantuan Pangan Bagi 22.550 KPM di 28 Kecamatan

“Semoga ini bisa jadi contoh dan motivasi untuk sekolah lainnya. Kedepannya, kita bisa melihat lebih banyak sekolah di Konawe yang mendapatkan predikat unggul,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Suryadi menyebutkan, bahwa ada delapan pemenuhan untuk mendapatkan predikat Terakreditasi A, dengan acuan Permendikbud, pasal 1 ayat 2, nomor 59 tahun 2012 dengan fokus pada 8 point penilaian standar pendidikan nasional

“Alhamdulillah, sekarang ini guru kita sudah banyak melakukan inovasi. Ini menunjukkan bahwa para tenaga pengajar kita di Konawe semakin hari semakin berkembang, baik dari individu ataupun komunitas untuk memberikan inovasi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Meriahkan HAN 2022, Bunda PAUD Konkep Gelar Lomba Menggambar dan Mewarnai

Katanya, sekolah/madrasah yang mengusulkan untuk diakreditasi telah memenuhi beberapa persyaratan baik surat keputusan pendirian/operasional sekolah/ madrasah, memiliki peserta didik pada semua tingkatan kelas, memiliki sarana dan prasarana pendidikan, memiliki pendidik dan tenaga kependidikan dan melaksanakan kurikulum yang berlaku serta telah menamatkan peserta didik.

Suriadi berharap, agar seluruh kepala sekolah di Konawe terus berbenah, sembari mempersiapkan diri untuk melengkapi apa saja keperluan sekolahnya untuk memenuhi beberapa point kelayakan standar akreditasi.

“Saya berpesan kiranya kita semua tak henti-hentinya memberikan pelayanan secara profesional untuk mampu mencintai, menghayati, menyenangi pekerjaannya. Bertanggungjawab dan berkomitmen tinggi atas pekerjaannya dalam rangka mencerdaskan kehidupan anak-anak bangsa,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email