Bisnis  

Berkah Ramadan, Mahasiswi Jualan Takjil Raup Ratusan Ribu Perhari

Syafira Damayanti bersama dua rekannya saat jualan takjil, Foto: RS

SultraLight.net – Ramadan datang membawa berkah untuk para pedagang. Termaksud mahasiswa yang isi dompetnya tipis diparantauan.

Ketika datang ramadan maka kesempatan untuk menambah pendapatan terbuka luas, salah satunya adalah jualan takjil (makanan cemilan untuk buka puasa).

Dimomen ramadan, peluang bisnis kecil-kecilan itu dimanfaatkan beberapa mahasiswi asal Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari.

Melihat peluang itu, Syafira Damayanty bersama rekannya Azliza, Jida dan Farid tak berpikir panjang untuk menjalankan usaha jualan takjil yang diketahui menjadi incaran kaum muslim saat menjelang buka puasa.

Syafira Damayanty mengaku, omset perhari yang mereka dapatkan mencapai ratusan ribu.

“Satu hari diatas 100 rb bahkan pernah sampai 170 ribu,” ungkap mahasiswai Program Studi Pendidikan guru Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan angkatan 2020.

BACA JUGA :  Kadin Sultra Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman Tahap II dengan Mitra

Ia mengaku, keterampilan membuat takjil ini ajarkan ibunya saat masih dikampung dan hari ini saya coba implementasikan.

“Saya diajarkan sama mamaku waktu di kampung untuk buat Risoles, sekarang ini saya terapkan mi,” beber mahasiswa kelahiran Wanci itu.

Ditempat yang sama, Azliza mengaku awalnya bisnis kecil-kecilan ini muncul saat mereka merasa bosan dengan aktifitas mereka sehari-hari yang hanya mengisi waktunya untuk jam kuliah setelah itu pulang ke kos.

“Pas kita lagi cerita-cerita dia bilang fira, bagaimana kalau kita menjual saja mumpung bulan puasa, daripada habis dari kampus pulang ke kos duduk-duduk cuman begitu-begitu saja, mending kita buka usaha,” ucap Azliza menirukan kata Syafira kala itu.

BACA JUGA :  Lanjutkan Misi Dagang, Kadin Sultra Kirim 51 Ton Hasil Laut ke Surabaya

Tidak hanya itu kata dia, dari hasil penjualan takjil ini nantinya akan dipergunakan untuk keperluan ramadhan seberti baju baru.

“Kalau saya uang ini nanti saya pakai untuk beli baju terus untuk pulang kampung juga,” ungkap Azliza mahasiswi IAIN Kendari Asal Wakatobi.

Untuk diketahui, bisnis kecil-kecilan yang jalankan oleh empat mahasiswa  tersebut, bertempat di depan Kampus IAIN Kendari. (RS)

 

Print Friendly, PDF & Email