Cekcok Berujung Maut, Guru di Muna Barat Tewas Kena Tebas

Ketgam: LT (55), salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprofesi sebagai guru meregang nyawa usai dibacok rekannya.

SultraLight.Net – Dua guru berstatus ASN di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terlibat cekcok hingga merenggang nyawa, satu orang meninggal dunia usai ditebas.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Minggu 25 September, sekitar pukul 07.15 Wita di area pasar Kambawuna Lasehao, Kelurahan Laimpi, Kecamatan Kabawo, Muna.

Berawal LH (47) yang sedang berjualan ayam di pasar. Selang waktu kemudian, LT (57) datang menghampiri dan langsung menyerang dengan tangan kosong.

BACA JUGA :  Influencer Asal Muna Ajak Milenial dan Gen Z Gunakan Hak Pilih di Pilgub Sultra

Kemudian, LH yang tak terima, lalu ia pun mengambil sebilah golok dan menganiaya LT hingga tak berdaya.

Kapolres Muna, AKBP Mulkaifin melalui Kapolsek Kabawo IPTU La Impi membenarkan kejadian dua ASN terlibat cekcok.

“Adapun motif pembunuhan bahwa korban (LT) mencurigai pelaku (LH) melakukan perselingkuhan dengan istri korban,” ungkapnya, Minggu, 25 September 2022.

BACA JUGA :  Anak Perusahaan Hillcon Diduga Bohongi Mitra Lokal, Invoice Tertahan Berbulan-bulan

Lebih lanjut, korban yang sempat dilarikan ke Puskesmas Kabawo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, naas, nyawa LT tak dapat tertolong akibat luka berat yang dialami di bagian kepala.

“Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kabawo dan dinyatakan meninggal dunia, akibat luka sobek di bagian kepala,” bebernya.

Sultra Light