1

Terlalu Perfeksionis Bisa Membuatmu Hancur

Ketgam : Ilustrasi

SultraLight.Net – Perfeksionis, siapa nih yang selalu nuntut dirinya buat bisa perfek, gak mau kalau gak perfek. Perfeksionis atau biasa disebut dengan sempurna.

Menjadi sempurna adalah impian semua orang, sempurna pada karier, sempurna pada pendidikan, dan kadang sempurna pada penampilan pun sering jadi buah pikiran pada masing-masing.

Tidak heran banyak yang melakukan berbagai cara agar bisa mencapai kata sempurna ini. Tidak ada yang salah tentunya bagi kamu yang ingin tampil sempurna, itu adalah pilihan pada yang kamu pilih.

Tetapi yang menjadi salah apabila, terlalu memaksakan diri agar bisa terlihat sempurna dan tanpa disadari tuntutan ini bisa menghancurkan jiwa optimis yang ada manusia, bahkan sampai merugikan.

Melansir dari IDN Times ini alasan mengapa perfeksionis bisa menghancurkan jiwa optimis.

1. Sikap perfeksionis kelewat batas bisa hancurkan rasa percaya diri, kadang kita lalai dengan sikap perfeksionis yang terlalu mendominasi diri. Kamu mengharuskan setiap hal tercapai dengan sempurna, tidak boleh ada kekurangan sedikitpun yang menyertai.

BACA JUGA :  Sinopsis Island, Drama Petarung Melawan Iblis di Pulau Jeju

Hal inilah yang jadi alasan sikap perfeksionis bisa menghancurkan rasa percaya diri. Akibat terlalu mengagungkan kesempurnaan, bahkan bisa sampai jadi minder tidak ada keyakinan sama sekali bahwa kamu bisa melakukan yang terbaik.

2. Terlalu terobsesi dengan kesempurnaan bikin kamu ragu dengan diri sendiri, sikap perfeksionis menjadi tantangan saat kamu akan melakukan yang terbaik.

Kamu memandang kesempurnaan sebagai keharusan. Jika tidak sesuai standar kamu langsung menghakimi dirimu bahwa kamu tidak mampu ini menandakan kamu terjebak dalam sudut pandang perfeksionis yang salah.

Sehingga kamu meremehkan kemampuanmu dan tidak memberikan ruang bagi dirimu untuk berusaha.

3. Orang yang terlalu perfeksionis sering takut dengan kegagalan, gagal satu kata yang paling ditakuti banyak orang dan tidak bisa dipungkiri kegagalan adalah fase terpedih dalam hidup, rasa kecewa dan antusias padam melebur menjadi satu.

Sikap terlalu ingin perfek bisa menghantar kamu pada kehilangan jiwa optimis mu. Terlalu terpaku dengan sikap perfeksionis kamu justru terjebak dalam rasa takut akan gagal nantinya. Bahkan sebelum mencoba kamu sudah memvonis diri sendiri tidak akan berhasil.

BACA JUGA :  Sinopsis Film Fantasi Sonic The Hedgehog 2

4. Perfeksionis dapat membuat kamu takut mengambil risiko, dalam setiap hal yang kita lakukan akan selalu berhadapan dengan risiko. Tugas kita adalah memilah risiko terkecil dan menyiapkan langkah antisipasi terbaik. Tetapi adanya sikap perfeksionis menjadi tantangan tersendiri.

Akibatnya kamu takut mengambil risiko, kamu memilih tidak melangkah sama sekali dari pada gagal atau tercapai namun tidak maksimal. Akibatnya, kamu tidak mengalami kemajuan.

5. Kamu terperangkap dalam prasangka buruk, terbelenggu kesempurnaan membuatmu terperangkap dalam prasangka buruk, kamu merasa buruk ditengah standar yang terlalu tinggi.

Sebenarnya tidak masalah jika memliki sikap perfeksionis ini. Tetapi harus bisa dikontrol, karena hal ini bisa mengikis habis jiwa optimis dan ingin mencoba yang ada dalam dirimu. Jadilah versi terbaik yang ada pada dirimu.

Print Friendly, PDF & Email