SultraLight.Net – Pemuda Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Nasrullah, angkat suara soal isu dugaan gratifikasi yang menyeret Bupati Kolaka Timur, Abdul Azis.
Dirinya menilai terdapat unsur politik. Bahkan gratifikasi tersebut telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka.
“Mereka yang bersaksi ini adalah orang-orang yang tidak terpilih kemarin pada saat Pilcaleg, jadi aroma politiknya itu terlalu kentara,” ungkapnya, Minggu, 9 Maret 2025.
Lebih lanjut, mestinya semua proses hukum harus berjalan objektif dan terbuka, sehingga masyarakat dapat melihat apakah benar ada tindak pidana atau tidak dalam melakukan gratifikasi terhadap anggota DPRD Koltim agar memilih Abdul Azis dalam Pemilihan Wabup Koltim lalu.
“Bahwa bila betul ada alat bukti yang bisa menunjang, tentu kita mendukung langkah-langka Kejaksaan untuk menulusuri,” lanjutnya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat Kabupaten Koltim untuk tetap mendukung visi misi Bupati Koltim, walaupun saat ini Bupati Koltim diterpa isu gratifikasi.
“Tapi kalau hanya sebagai giringan politik, saya pikir tidak perlu, karna kita anggap Kabupaten Kolaka Timur sedang berbenah, sedang memperbaiki dan menata,” pungkasnya.







